Jam
yang bagus!
Tapi
sayang,
Pemiliknya
berada di penjara!
Sementara
keadaan membuatnya semakin bergantung pada sebilah pedang.
Sembari
pedang itu terus menggores jamnya, hatinya
mulai terkikis oleh adanya suasana yang tak memberikan kerinduan
Ia
bukan orang asing!
Ah,
maksudku mereka, dan... sesuatu.
Mereka
bukan sesuatu yang asing!
(Tapi,
bisa jadi mereka, dan...seseorang)
Bahkan,
denting jam mengiringi kaki-kaki kecil mereka.
Seperti
jamnya!
Bagian
mereka (atau mungkin kami) ada sekitar 2 lusin jika ditambah siang malam.
Itu
dulu, jika dikurangi 6.
Ah,
gawat! Mereka berkurang lagi.
Tapi
bertambah semakin banyak (lagi).
Semakin
merekat 3 dari yang baru saja (bahkan ternyata pedang itu milik mereka)
Kini
jamnya tak serupa aliran air.
Bahkan,
sangat cocok jika seekor aides aighepty ingin
berkembang biak.
Menggenang!
Jamnya
tak berputar! Jamnya berhenti! Bahkan, mati!
Berdenting
beberapa kali saja untuk yang terakhir.
Tak
peduli pada angka lainnya.
Dan
akhirnya membuat denting jam itu mengambil keputusan untuk berhenti pada satu
titik angka saja.
Mereka
tak henti-hentinya bertingkah lincah mengayunkan pedangnya.
Bahkan,
membuat jamnya tak berbentuk lingkaran (lagi!)
Mungkin
membuat lingkarang jam itu hampir hilang setengahnya.
Segi
4? Segi 3?
Dia
bahkan tak tau apa namanya.
Intinya
memiliki sudut!
Tak
seperti lingkaran yang menyamai ke semuanya.
Sampai-sampai
bagian lainnya luruh.
Entah
bisa diperbaiki atau tidak, bahkan ia tak tahu.
Yang
tersisa hanya potongan-potongan angka lalu yang telah luruh.
Yang
telah susah payah mereka lalui dihari kemarin.
Tapi
kini...hilang.
Terlupakan!
Jamnya
telah hilang.
Habis
tergores.
Dan
yang menggore ternyata 1 dari mereka.
Yaitu
anda!
Apa
anda sadar?
ALBA 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar