Rabu, 20 Januari 2016

Jam Mewah

Jam yang bagus!
Tapi sayang,
Pemiliknya berada di penjara!
Sementara keadaan membuatnya semakin bergantung pada sebilah pedang.
Sembari pedang itu terus menggores jamnya, hatinya mulai terkikis oleh adanya suasana yang tak memberikan kerinduan
Ia bukan orang asing!
Ah, maksudku mereka, dan... sesuatu.
Mereka bukan sesuatu yang asing!
(Tapi, bisa jadi mereka, dan...seseorang)
Bahkan, denting jam mengiringi kaki-kaki kecil mereka.
Seperti jamnya!
Bagian mereka (atau mungkin kami) ada sekitar 2 lusin jika ditambah siang malam.
Itu dulu, jika dikurangi 6.
Ah, gawat! Mereka berkurang lagi.
Tapi bertambah semakin banyak (lagi).
Semakin merekat 3 dari yang baru saja (bahkan ternyata pedang itu milik mereka)
Kini jamnya tak serupa aliran air.
Bahkan, sangat cocok jika seekor aides aighepty ingin berkembang biak.
Menggenang!
Jamnya tak berputar! Jamnya berhenti! Bahkan, mati!
Berdenting beberapa kali saja untuk yang terakhir.
Tak peduli pada angka lainnya.
Dan akhirnya membuat denting jam itu mengambil keputusan untuk berhenti pada satu titik angka saja.
Mereka tak henti-hentinya bertingkah lincah mengayunkan pedangnya.
Bahkan, membuat jamnya tak berbentuk lingkaran (lagi!)
Mungkin membuat lingkarang jam itu hampir hilang setengahnya.
Segi 4? Segi 3?
Dia bahkan tak tau apa namanya.
Intinya memiliki sudut!
Tak seperti lingkaran yang menyamai ke semuanya.
Sampai-sampai bagian lainnya luruh.
Entah bisa diperbaiki atau tidak, bahkan ia tak tahu.
Yang tersisa hanya potongan-potongan angka lalu yang telah luruh.
Yang telah susah payah mereka lalui dihari kemarin.
Tapi kini...hilang.
Terlupakan!
Jamnya telah hilang.
Habis tergores.
Dan yang menggore ternyata 1 dari mereka.
Yaitu anda!
Apa anda sadar?
ALBA 2014

Senin, 04 Januari 2016

Monday, Jan 4th 16
di perbatasan senja
dalam naungan kegalauan

Selamat pagi Tuan
Semoga tidur Anda nyenyak semalam
Saya tak dapat membayangkan jika tidur Anda terganggu sebab saya.
Bersiaplah Tuan, hari Anda sudah menunggu

Apa kabar Tuan?
Apakah Anda sehat saja?
Sepertinya Anda tak muncul sejak kemarin
Apa terjadi sesuatu pada Anda?
Apa yang sang koki buatkan untuk Tuan pagi ini?
Semoga itu sesuatu yang bergizi
Selamat beraktifitas Tuanku

Selamat siang Tuan
Bagaimana kesehatan Anda?
Sepertinya Anda kurang menikmati menu sarapan Anda
Saya tau sebab Anda baru saja mengeluh
Haruskah saya menemani Anda makan siang atau sekedar menghantar snack?
Semoga Anda tidak menolak niat baik saya

Selamat sore Tuan
Bagaimana pekerjaan Anda hari ini?
Saya lihat, Anda sangat menikmatinya
Saya tahu, itu juga berkat dukungan dari rekan-rekan Tuan
Semoga Tuan bisa tetap mencintai mereka semua
Hati-hati saat pulang di jalan
Saya mendapat kabar bahwa jalanan sangat macet sore ini
Semoga Anda mendapat bus yang agak kosong
Agar Anda bisa menikmati perjalanan pulang dengan nyaman

Selamat malam Tuan
Tak terasa sejak pagi saya sudah menyapa Anda
Apakah Anda sesibuk itu sampai mengabaikan saya?
Tak apa
Saya paham Anda sibuk
Esok telah berganti hari
Saya rasa sudah waktunya saya pergi
Semoga tetap ada yang dengan senang hati memperhatikan Tuan


Oct, 21th 2015
Humanity of Literature